Posts

Showing posts from 2015

Kata Ibarat Pedang

Image

EX

Andai terseuratlan anda Ex saya...
Tak perlulah anda susah-susah menBLOCK meng unFRIEND saya d Fb atau apa-apa laman sosial...
Kerna saya tidak pernah mau cari tahu keberadaan kisah hidup dan mati anda...


JPII

Sakit dan Sakit Lagi

Mengguris
Mengundang tangis
Aku merintih.

Sakit
Jiwaku perih
Menahan sedih.

Sakit
Ragaku pedih
Hatiku mendidih.

Selamba kau memujukku
kau memelukku
aku jadi kaku
sakit jadi buntu
aku jadi rindu

Sakit itu biasa
walau bisa
sakit itu tunjuk ajar.

                                                                         BENGKEL JOM TULIS PUISI bersama Jais Sahok
                                                                         DBP, Feb 2015

Benci dan Cinta

Melihatmu kumeluat
kerana hatiku kaurembat.

Mengenangmu kumarah
kerana jiwaku hilang arah.

Merenungmu kubenci
kerna cintamu lama menawan hati.


                                                                     Bengkel Jom Tulis Puisi besama Jais Sahok.
                                                                     DBP sarawak, Februari 2015

Sajak Aku (Komsas Tingkatan 1) Lagu Puisi

Tidak ada manusia lain
di pantai ini
kecuali diriku.

ku susur pasir panjang
sambil kubayangkan
aku ini adam

Hari inilah aku tercipta
dan pertama kali melihat
laut langit dan pohon.

kelmarin aku belum ada
tidak terdengar olehku
bunyi ombak itu.

tidak terasa olehku
sentuhan angin ini
bertiup di mana-mana.

bahkan aku tidak tahu
kulit kerang dan ru
pernah wujud di sini.

tuhan
aku percaya kau pencipta
kerna aku baru ada.


di sini disertakan video lagu puisi "Aku" untuk memudahkan pengajaran guru Tingkatan 1.
komposer : Cikgu Rabiaatul Adawiyah Morni (SMS Kuching)
video beserta lirik
Lagu Puisi Sajak AKu

Semoga bermanfaat :)

TENTANGNYA CINTA

Ia tentang sebuah kekuatan
yang menyatukan segala rasa.

Ia tentang sebuah perkara
yang diratap kehilangannya
yang dirindu keperguannya
tanpa kita igau titik akhirnya.

Ia tentang sebuah logika
yang selalu sirna
dengan bibit pujuk rayu
dengan subjek kau dan aku.

Ia tentang sebuah pengharapan
yang menggunung tanpa sangsi
yang lama tergarap
yang lelah terucap.

                                                                        MFI 24/02/15 DBP